RTIK Jember Kegiatan Diskominfo Jember dan RTIK Jember Rancang Program Strategis

Diskominfo Jember dan RTIK Jember Rancang Program Strategis



Dinas Kominfo Kabupaten Jember menggandeng Relawan TIK Cabang Jember dalam upaya pendayagunaan teknologi untuk mendukung program strategis pembangunan Kabupaten Jember. Dalam diskusi ini, baik Diskominfo Jember dan RTIK Jember saling bertukar ide dan gagasan guna merumuskan berbagai program, Jumat (01/04/2022).

Kepala Dinas Kominfo Jember, Bobby A. Sandy menyampaikan, saat ini Bupati Jember Hendy Siswanto mengintruksikan terciptanya percepatan pelayanan pemerintah kepada masyarakat dengan dukungan teknologi, salah satunya dengan SPBE atau Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.

“Harapan pak Bupati, dengan adanya SPBE ini masyarakat lebih mudah mengakses pelayanan pemerintah, juga mempercepat pelayanan pemerintah dengan adanya teknologi,” ungkap Bobby A. Sandy dalam diskusi tersebut.

Bobby menyampaikan, saat ini Pemkab Jember telah bekerjasama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) pada 25 Mei 2021 mengenai pemberlakuan tanda tangan elektronik bagi seluruh aktivitas pemerintahan di Kabupaten Jember.

Penggunaan tanda tangan elektronik ini akan menggantikan tanda tangan konvensional saat ini. Tanda tangan elektronik ini akan menjamin keabsahan dan keamanan dokumen elektronik.

“Misal percepatan pelayanan tersebut yaitu dengan penerapan tanda tangan elektronik (TTE) sehingga masyarakat desa ketika membutuhkan tandatangan kepala desa maupun camat misal sedang di luar kantor, maka dengan adanya TTE ini masyarakat tetap dapat terlayani,” sambung Bobby.

Bobby juga menyampaikan, Bupati Jember menginginkan pelayanan Jember Satu Koneksi, dimana setiap masing-masing kantor desa dan kelurahan saat ini sudah terpasangi perangkat multimedia terintegrasi sehingga mempermudah masyarakat di pedesaan maupun kelurahan dapat mengakses pelayanan tanpa harus jauh-jauh datang ke kota atau kantor dinas yang dituju. Cukup datang ke kantor desa maupun kantor kelurahannya, maka bisa langsung terkoneksi dengan dinas yang dituju.

Dia juga menyampaikan, pemberdayaan SDM dalam mengoperasikan seluruh inovasi teknologi ini juga sangat penting karena smartcity diawali dari smart people terlebih dulu.

“Untuk itu semua, kami menggandeng teman-teman Relawan TIK Jember mewujudkan berbagai program daerah di bidang teknologi serta pemberdayaan SDM baik aparatur pemerintahnya maupun masyarakatnya,” ungkap dia.

Sementara itu, Ketua Umum Relawan TIK Jember Erlina Dwi Nahdzifah menyampaikan Relawan TIK Jember siap mendukung program strategis Pemerintah Kabupaten Jember.

Dia menegaskan, Relawan TIK sejatinya mempunyai misi utama dalam pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan/ penguasaan keterampilan teknologi informasi dan komunikasi untuk kemaslahatan masyarakat dan kemajuan bangsa.

Dalam diskusi tersebut, Relawan TIK Jember menyampaikan bahwa saat ini telah menciptakan aplikasi e-Posyandu dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat, serta sebagai bentuk preventif terhadap stunting di Kabupaten Jember.

“Aplikasi e-Posyandu ini kami design mengacu pada buku KIA atau Kesehatan Ibu dan Anak yang kami digitalkan sehingga para bidan desa maupun kader posyandu dapat lebih mudah mendeteksi apakah kehamilan ibu berpotensi stunting atau tidak, apabila berpotensi stunting maka aplikasi ini akan memberikan alert kepada pemerintah desa bahwa di desanya ada calon ibu yang berpotensi stunting sehingga pemerintah desa dapat memonitor lebih intens dengan dinas kesehatan,” terang Erlina.

Selain itu, Relawan TIK Jember dalam diskusi tersebut menawarkan tiga program unggulan yaitu Jember digital space, Jember melek digital dan Desa digital Jember.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *