Tomohon Masuk Program Gerakan Menuju 100 Smart City Indonesia

0
119

Dalam Indonesia Smart City Summit 2017 ini, daerah yang terpilih akan menandatangani Memory of Understanding (MoU) dalam kesepahaman tentang Program Smart City. Tomohon diwakili langsung oleh Wali Kota Jimmy F Eman SE Ak didampingi Sekretaris Kota Harold V Lolowang MSc dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Hengkie Y Supit SIP.

Usai tandatangani MoU, Eman mengungkapkan rasa syukurnya atas masuknya Kota Tomohon dalam Program Gerakan Menuju 100 Smart City ini. “Kiranya dengan Program Smart City ini, akan meningkatkan pemberdayaan sumberdaya dengan pintar dan sustainable. Hal ini karena Kota Tomohon mempunyai banyak keragaman, sehingga kita akan memiliki keunikan tersendiri dalam implementasi Smart City” ujar Eman.

Melalui Dinas Kominfo, Pemerintah Kota Tomohon telah mengikuti assessment di awal Mei 2017. Kota Tomohon akhirnya dinilai layak menjadi salah satu daerah dari 25 kota/kabupaten yang masuk program di tahun 2017. Adapun, informasi ini berdasar pada surat Kemenkominfo No 265 Kominfo/DJAI/AI.01.05.05/2017, tentang Penyampaian Hasil Seleksi Assesment Grakan Menuju 100 Smart City.

Diketahui, Kota Tomohon terpilih bersama Makassar sebagai perwakilan dari WilKom 6 yang meliputi Sulawesi, Ternate dan Papua . “Kota Tomohon dan Makasar menjadi perwakilan daerah yang dianggap sedang bertumbuh dan mampu tumbuh menjadi besar hingga bisa menjadi percontohan dan inspirasi bagi daerah lain untuk menuju Smart City, Smart Region, Smart Nation”, ungkap Ketua Apeksi, Airin Rachmi Diany SH MKn, juga selaku Wali Kota Tangerang Selatan.

Sebelumnya, Menkominfo RI, Rudiantara melalui rekaman video menyampaikan sambutan untuk program Smart City ini. Sementara, mewakili Menkominfo, Dirjen Aptika Kemenkominfo, S motivasi bagi seluruh daerah untuk implementasikan Smart City. Ini agar dapat setara dengan negara-negara di Eropa yang gunakan Smart city, di antaranya Inggris dan Perancis.

“Strateginya dengan mengiplementasikan Smart City, dari 500-an kabupaten/kota, 25 yang terpilih ini harus sukses implementasikan Smart City hingga 2019. Ini juga akan berlanjut pada 100 kabupaten/kota lainnya,” ujar Pangerapan.

Lebih detail lagi, Smart City akan melayani internal pemerintahan dan masyarakat dengan fasilitas memadai. Kemenkominfo dan Kemendagri telah melakukan riset terhadap ruang fiskal bagi 25 daerah terpilih ini. “Bahkan talah lakukan riset kemampuan SDM daerah yang termasuk salah satu faktor penentu. Selanjutnya diikuti kemampuan jaringan dan infrastruktur termasuk akses broadband,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kominfo Kota Tomohon, Supit menyatakan siap menjalankan Program 100 Smart City. “Ini menjadi tuas kerja bagi kami dalam mengimpelementasikan Smart City bagi pemerintah dan masyarakat Kota Tomohon. Kami berharap, ini mendapat dukungan yang baik dari semua komponen masyarakat di daerah tercinta, Tomohon,” tandas Supit.

Gerakan Smart City ini merupakan program dari Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) yang berintegrasi dengan Kemenpan, Kemendagri, Kemenpu, APEKSI dan Kompas Gramedia. (hendra mokorowu)

sumber:http://manadoexpress.co/berita-15222-tomohon-masuk-program-gerakan-menuju-100-smart-city-indonesia.html

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here