Deklarasi Masyarakat Jember Lawan HOAX

0
159
(Foto : HUMAS RelawanTIK Jember)

Rtikjember.or.id – JEMBER, Minggu, 29 Oktober 2017, sudut barat alun-alun Kota Jember nampak ramai dikunjungi warga sekitar yang pagi itu juga sedang menikmati Car Free Day (CFD). Terlihat tak hanya warga yang asyik menikmati CFD bersama keluarga, ada beberapa kelompok masyarakat yang mengenakan seragam sama, yang tak lain mereka adalah gabungan dari beberapa komunitas, pelajar, organisasi mahasiswa, organisasi kepemudaan, dan para pegiat sosial media yang sedang menghadiri acara “Deklarasi Masyarakat Jember Bersama Melawan Hoax”.

Arek lokal pasti penasaran kan acaranya seperti apa? Acara ini merupakan ide kreatif dari sekelompok pemuda yang tergabung dalam Relawan Teknologi Informasi (RTIK) Cabang Jember yang bekerjasama dengan Polres Jember dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda. Acara yang bertajuk Turn Back Hoax ini merupakan salah satu bentuk edukasi kepada masyarakat serta mengajak untuk ikut peduli dan bersama-sama memerangi persebaran ujaran kebencian dan informasi-informasi hoax yang saat ini sedang marak tersebar di media sosial.

Acara dibuka langsung oleh Kapolres Jember, AKBP Kusworo Wibowo dengan menempelkan hand print di papan deklarasi setelah itu dilanjut dengan membubuhkan tanda tangan. Kegiatan tersebut kemudian diikuti oleh semua peserta yang hadir dan warga sekitar yang menikmati CFD. Selanjutya, penonton yang hadir disuguhkan sebuah aksi teatrikal dengan menampilkan berbagai properti hukuman penjara bagi para pelaku penyebar hoax dan pengujar kebencian. Hal tersebut juga sebagai bentuk edukasi dan sosialisasi UU ITE kepada masyarakat.

“Deklarasi ini merupakan salah satu program yang kami laksanakan untuk mengajak masyarakat memerangi dan membersihkan media sosial dari informasi hoax, fitnah, ujaran kebencian dan berbagai informasi yang tidak baik”, ujar Ulil Albab selaku Ketua RTIK Jember. Senada dengan itu, Kapolres Jember dalam kesempatan yang sama juga mengingatkan kepada masyarakat yang hadir untuk selalu memilah dan memilih informasi yang diterima melalui media sosial, dengan selalu melakukan cek dan ricek.

Berbagai informasi bohong dan ujaran kebencian yang berseliweran di sosial media tak hanya menghabiskan energi para pembaca, tapi juga dapat menganggu kamtibmas. “Karena tak jarang berbagai pelanggaran hukum dan tindak kriminal lainnya berasal dari penggunaan media sosial secara tidak baik, contohnya saling menyebar ujaran kebencian di media sosial kemudian berakhir dengan tindakan kriminalitas”, tambah Kapolres Jember lagi.

Suasana Car Free Day semakin meriah saat para Relawan TIK bersama dengan anggota kepolisian diiringi oleh beberapa talent Jember Fashion Carnaval (JFC) yang ikut memeriahkan acara tersebut berjalan kaki mengelilingi jalan di sepanjang alun-alun Jember sambil membagikan stiker kepada masyarakat yang bertuliskan “Stop membuat dan menyebarkan hoax”. Masyarakat yang hadir terlihat antusias menyambut kegiatan tersebut.

Selain itu, sebuah dance music dan flashmob “Anti Hoax” semakin menyedot perhatian masyarakat setempat yang berada di sekitar alun-alun Jember. Bak terhipnotis, ratusan warga ikut melebur dalam tarian massal flashmob yang diiringi musik penggugah semangat. Masyarakat yang hadir larut dalam kegiatan penuh semangat untuk bersatu melawan hoax.

Acara tambah meriah dengan hadirnya para pegiat media sosial di Jember, baik perorangan maupun komunitas. Mereka beramai-ramai melakukan beragam ekspresi untuk membuat video yang menarik. Mereka yang hadir selain meramaikan acara deklarasi, juga mengikuti kontes video Instagram yang diselenggarakan oleh panitia untuk memperebutkan hadiah uang senilai jutaan rupiah. Para pegiat media sosial yang hadir beradu kreatif untuk membuat vidiogram kemudian diposting di akun Instagram masing-masing untuk mendapatkan like terbanyak agar keluar sebagai pemenang.

Tidak hanya itu, peserta dan masyarakat yang hadir disuguhi oleh penampilan live music dan stand up comedy yang dibawakan oleh komedian kawakan asal Jember. Acara semakin ramai dengan berbagai games menarik dan edukatif yang menggambarkan tentang penggunaan teknologi internet dengan positif.

Nah, arek lokal pasti berharap juga, bahwa media sosial selalu diisi dengan konten-konten positif dan bermanfaat, kan? Mulai dari sekarang, yuk hentikan segala bentuk ujaran kebencian di media sosial dan stop menyebarkan berita hoax. “Jadilah orang yang bijak dalam mengelola informasi, Saring before sharing”

Sumber : https://lokalkarya.com/deklarasi-melawan-hoax-polres-jember-rtik-jember.html

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here