Cara Membuat Blog WordPress Hosting Sendiri (Self Hosted)

0
260

Rtikjember.or.id, Jember – kali ini saya akan berbagi  cara membuat blog WordPress menggunakan hosting dan domain sendiri. Jika berbicara tentang blog WordPress dengan hosting sendiri, artinya kita menggunakan CMS-nya WordPress.org, bukan WordPress.com. Perbedaannya bisa kamu baca pada artikel Apa Perbedaan Antara WordPress.org Dengan WordPress.com? Bagaimana cara membuatnya? Ikuti panduan berikut ini..

Cara Membuat Blog WordPress Hosting Sendiri (Self Hosted)

#1. Membeli Nama Domain dan Hosting

Sebelum membuat blog menggunakan CMS WordPress.org, langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah membeli Domain dan Hosting. Kalau masih belum paham apa itu domain dan hosting, akan saya sampaikan bahasa sederhananya saja.

Domain itu alamat blog, contohnya blog ini, nama domainnya www.juraganblog.com. Sementara hosting adalah tempat menampung files dan database dari blog. Katakanlah semacam hardisk yang disimpan pada server dimana kita menyewa jasa hosting.

Rekomendasi saya gunakan niagahoster.co.id, dengan harga yang lebih murah sudah dapat domain gratis, hosting unlimited dan SSL gratis selamanya.

Tapi sebelum membeli domain, sebaiknya baca dulu artikel 8 Tips Memilih Nama Domain Yang Bagus Untuk Blog/Website.

Jika sudah membeli nama domain dan menyewa jasa hosting, kamu akan mendapatkan akun untuk bisa masuk ke cPanel. Pada cPanel inilah nantinya kamu memasang dan mengelola file WordPress beserta database-nya.

#2. Cara Menginstall WordPress Di cPanel

cPanel adalah web hosting control panel yang paling populer di dunia. Fasilitas ini memudahkan pemilik account hosting untuk mengatur seluruh fasilitas web hosting yang dimilikinya.

Melalui cPanel, kamu bisa mengelola berbagai fasilitas hosting, diantaranya :

  • Mengelola e-mail
  • Mengupload website
  • Membuat dan mengupload database
  • Melihat statistik website
  • dll

Untuk login ke cPanel kamu, akses alamat www.namadomain.com/cpanel ataucpanel.namadomain.com.

Cara menginstall wordpress melalui cPanel sebenarnya ada 2 cara, yaitu menggunakan Softaculous dan dengan cara manual. Namun saya lebih suka dengan cara manual, berasa lebih greget dan puas. 🙂

Bagaimana caranya, ikuti langkah berikut ini..

Upload File WordPress Ke Hosting

Unduh file CMS WordPress di https://wordpress.org/download/

Setelah selesai mengunduh,

Login ke cPanel, pilih File Manager.

mengupload wordpress

Jangan bingung dengan File Manager, tools ini sama fungsinya seperti Windows Explorer.

Agar bisa berjalan dengan normal, file wordpress harus diletakkan pada folder /public_html.

mengupload wordpress

Jadi..

Buka folder /public_html kemudian upload file wordpress.zip (jangan diekstrak) yang telah kamu download tadi.

mengupload wordpress

Klik Upload, kemudian arahkan ke file wordpress.zip yang telah kamu unduh tadi.

Setelah selesai diupload, klik file wordpress.zip kemudian Extract.

upload wordpress ke cpanel

Pastikan tempat mengekstrak berada di /public_html,

upload file wordpress

Hasil ekstrak akan membentuk folder “wordpress”, jadi pindahkan isi pada folder tersebut ke folder public_html.

Caranya..

Pilih Select All » Move, arahkan ke direktori /public_html dengan menghapus tulisan “wordpress”.

Lihat gambar :

Cara Manual Menginstall WordPress Di cPanel Hosting

Kemudian kilk Move File(s);

Jadi intinya file-file CMS WordPress harus berada di dalam public_html bukan public_html/wordpress;

Cara Manual Menginstall WordPress Di cPanel Hosting

Setelah selesai mengupload dan mengektrak file WordPress, selanjutnya adalah membuat database.

Cara Membuat Database Di cPanel

Masih di cPanel, pilih MySQL® Database Wizard.

membuat database

Buat nama database (New Database), boleh apa saja.. Misalnya k287541_eg.

Catat nama database di Notepad;

membuat database

Kemudian klik Next Step,

Selanjutnya buat Username, bebas bisa apa saja sesuai keinginanmu.

membuat database

Selanjutnya mengisi Password.

Untuk pengisian password, sebenarnya ada 2 cara. Yaitu dengan mengisi sendiri password yang kamu inginkan, atau menggunakan bantuan Password Generator.

Jika ingin menggunakan password sendiri, langsung saja ketikkan password kamu pada isian Password. Namun saya lebih suka menggunakan Password Generator, agar mendapatkan password yang sangat kuat.

Caranya..

Klik Password Generator,

membuat database

Jangan lupa simpan terlebih dahulu password yang dihasilkan oleh Password Generator ke Notepad, karena akan dibutuhkan pada saat instalasi WordPress.

Kemudian centang “I have copied this password in a safe place”, kemudian Use Password.

membuat database

Kekuatan dari password (Strength) bisa dilihat pada indikator Strength. Jika password yang kamu gunakan kuat, maka akan muncul tulisan Very Strong, jika lemah akan muncul tulisan Weak atau Very Weak.

Selanjutnya, klik Create User;

Centang All Privilages untuk memberikan akses penuh terhadap database yang kamu buat, kemudian klik Next Step;

membuat database

Proses pembuatan database selesai.

Cara Menginstall Dan Mengkonfigurasi WordPress

Setelah selesai membuat database, langkah selanjutnya adalah instalasi dan mengkonfigurasi blog.

Buka browser, kemudian akses nama domain blog untuk memulai instalasi WordPress sehingga muncul tampilan seperti gambar berikut ini..

instalasi wordpress

Pilih bahasa yang kamu inginkan.. Kemudian Lanjutkan.

Pada tutorial ini saya memilih Bahasa Indonesia, bagi yang menggunakan Bahasa Inggris, bisa menyesuaikan.

instalasi wordpress

Kemudian klik Ayo! (Let’s go).

Selanjutnya pengisian nama database, username dan password.

instalasi wordpress

Isi kolom di atas sebagai berikut :

  • Nama Basis Data » nama database yang telah kamu buat sebelumnya;
  • Nama Pengguna » username yang telah kamu buat sebelumnya;
  • Sandi » password database yang telah kamu buat sebelumnya;
  • Host Basis Data » abaikan, biasanya terisi otomatis localhost;
  • Prefik Tabel » merupakan nama awalan setiap tabel yang ada di dalam database, sebaiknya ganti sesuai keinginanmu, misalnya xx_, jangan wp_. Hal ini bertujuan untuk menyulitkan hacker meretas blog kamu karena prefik wp_terlalu umum.

Setelah selesai mengisi, kemudian klik Kirim.

Jika pengisian benar, artinya berhasil terkoneksi ke database, maka akan muncul tampilan berikut ini..

instalasi wordpress

Jika tidak..

Berarti pengisian nama database, username atau sandi masih salah. Koreksi terlebih dahulu, mungkin ada salah pengetikan.

Apabila berhasil, klik tombol Jalankan instalasi,

Selanjutnya isi data blog kamu;

instalasi wordpress

  • Judul Blog (Site Title) » judul Blog;
  • Nama Pengguna (Username) » nama user pada saat login ke halaman Dashboard admin blog, buat user sesuai keinginanmu, tapi sebaiknya jangan diisi dengan admin. Karena terlalu umum sehingga memudahkan hacker untuk menyerang blog kamu;
  • Sandi (Password) » ingat, password ini berbeda dengan password yang kamu dapatkan sebelumnya melalui Password Generator.
    • Ini adalah password untuk login ke halaman Dashboard admin, sementara password sebelumnya adalah password untuk masuk ke database blog kamu.
    • Catat password tersebut ke tempat yang aman;
  • Email Anda (Your Email) »  isi dengan alamat email kamu. Jangan diisi sembarangan, karena email disini nanti bermanfaat untuk proses reset password apabila kamu lupa kata sandi untuk masuk ke halaman admin;
  • Penampakan pada Mesin Pencari (Search Engine Visibility) » saya merekomendasikan untuk mencentang pilihan ini sampai blog kamu sudah benar-benar siap untuk dipublish. Selama pilihan ini tercentang, artinya Google tidak bisa mengindeks blog kamu;

Jika sudah, klik Instal WordPress;

Sampai pada tahap ini, instalasi wordpress telah selesai.

Kamu akan dihadapkan pada halaman Dashboard admin seperti berikut ini :

instalasi wordpress

Sampai pada tahap ini, proses instalasi WordPress pada hosting sendiri telah selesai..

You’re ready to rock..!

#3. Pengaturan Blog

Setelah selesai menginstal WordPress, langkah berikutnya adalah melakukan pengaturan blog.

a. URL

Atur URL blog melalui Pengaturan (Settings) » General (Umum).

pengaturan blog wordpress

  • Site Title » Judul atau identitas blog;
  • Tagline » Berisi deskripsi singkat tentang blog kamu;
  • WordPress Address (URL) dan Site Address (URL) » alamat blog kamu.

Secara default, pengaturan URL pada WordPress tidak menggunakan WWW, jadi jika ingin menggunakan WWW sebelum nama domain, tambahkan WWW pada WordPress Address (URL) dan Site Address (URL).

Pengaturan selanjutnya adalah pemilihan bahasa dan zona waktu.

pengaturan wordpress

Pilih Bahasa Situs sesuai bahasa keinginanmu, dan ganti Zona waktu sesuai dengan zona dimana kamu berada.

Jika sudah, Simpan Perubahan.

b. Permalink

Permalink adalah struktur link setiap artikel. Secara default, permalik wordpress sangat tidak SEO friendly..

seperti ini  » http://namadomain/?p=123,

..jadi kamu harus mengubah strukturnya.

Masuk ke Pengaturan (Settings) » Permalink (Permalinks)

pengaturan blog wordpress

  • Tanggal dan nama (Month and name) » Tipe ini akan memunculkan tahun dan bulan pada link artikel, mirip seperti platfrom blogspot. Pilih tipe ini jika blog kamu berisi tentang artikel yang sifatnya berlaku hanya sementara, misalnya blog tentang berita atau cocok juga untuk blog catatan pribadi;
  • Nama tulisan (Post name) » Pilih tipe ini jika kamu ingin link artikel tidak disertai kategori. Cocok untuk blog dengan satu niche, bukan blog gado-gado.
    • Contoh link : http://www.juraganblog.com/panduan-membuat-blog-hingga-menghasilkan-uang/;
  • Struktur tersuai (Custom Structure) » Pilih tipe ini jika kamu ingin link sesuai struktur yang kamu inginkan. Isi dengan kode /%category%/%postname%/ agar setiap link artikel mengandung kategori. Cocok untuk tipe blog gado-gado yang berisi berbagai jenis kategori.
    • Contoh link : http://juraganblog.com/blog/panduan-membuat-blog-gratis-wordpress-untuk-pemula/;

Namun aturan ketiga permalink di atas hanya saran saja, tidak meski kamu ikutin. Yang tidak saya rekomendasikan hanya menggunakan struktur permalink default WordPress.

Jika sudah, klik Simpan Perubahan.

c. Tema (Themes)

Tema adalah tampilan dari sebuah blog. Tema WordPress banyak tersedia di internet baik yang versi gratisan maupun berbayar.

Untuk mengubah tema, masuk ke menu Tampilan (Appearance) » Tema (Themes)» Tambahkan Baru (Add New);

pengaturan blog wordpress

Akan tersedia banyak tema yang bisa kamu pilih secara gratis atau kamu juga bisa mengunduh tema yang tersedia di internet.

Rekomendasi tema dari saya :

Versi gratis :

Versi berbayar :

Silahkan unduh kemudian unggah menggunakan tombol Unggah Tema.

d. Plugin

Plugin merupakan semacam tools yang berfungsi untuk memaksimalkan fungsi dari blog. Meskipun sangat bermanfaat, tapi pastikan hanya menggunakan plugin yang benar-benar kamu butuhkan.

Jika terlalu banyak plugin, bisa menyebabkan blog kamu menjadi lemot.

Daftar plugin rekomendasi saya :

  • Jetpack » Sangat bermanfaat untuk memonitor statistik pengunjung, memposting artikel melalui aplikasi di Android ataupun iOS, membuat related posts dan social sharing, membagikan artikel secara otomatis ke berbagai media media social;
  • Askimet » Berfungsi untuk memblokir spam;
  • Yoast SEO » Sangat Bermanfaat untuk membantu optimasi SEO on Page blog;
  • WP Super Cache » Berfungsi untuk mempercepat loading website;
  • WP-Optimize » Berfungsi untuk mengoptimasi database blog. Karena setiap kamu melakukan perubahan atau revisi artikel, data sebelum perubahan tetap tersimpan pada database. Hal ini membuat ukuran database menjadi besar dan tidak efisien;
  • Ad Inserter » Sangat bermanfaat jika kamu ingin memonetisasi blog dengan Adsense atau periklanan lainnya;
  • UpdraftPlus » Plugin untuk membackup blog secara otomatis dan terjadwal ke Dropbox ataupun Google Drive;
  • Contact Form 7 » Berfungsi untuk membuat form kontak seperti kontak saya (contact me);
  • Ad Blocker Notity (opsional) » Plugin untuk memasang anti AdBlock, sehingga blog kamu tidak bisa diakses apabila pengunjung menggunakan Addons AdBlock.
  • Q2W3 Fixed Widget (opsional) » Plugin untuk membuat widget seperti halaman media sosial atau iklan tetap sticky atau mengambang.

Pasang plugin melalui menu Plugin (Plugins) » Tambah Baru (Add New).

cara install plugin wordpress

  1. Unggah plugin » Tombol untuk mengunggah plugin yang kamu unduh di internet;
  2. Cari plugin.. » Kolom untuk mencari plugin. Ketikkan nama plugin disini untuk mencari;
  3. Nama plugin » Cukup jelas;
  4. Instal Sekarang » Tombol untuk memasang plugin.

Setelah plugin terpasang, klik Aktifkan untuk mengaktifkan plugin.

e. Halaman Depan

Halaman depan atau Beranda pada WordPress terdiri dari 2 jenis, yaitu :

  • Statis dan;
  • Dinamis.

Jika ingin artikel terbaru berada pada paling atas halaman Beranda blog, seperti halaman blog pada umumnya, pilih Dinamis (Your latest posts). Tapi jika tidak, pilih Statis (A static page).

Halaman statis biasa digunakan untuk blog yang menggunakan halaman depan dengan Page, biasanya blog dengan jenis magazine.

Akses melalui menu Pengaturan (Settings) » Membaca (Reading);

pengaturan wordpress

Selanjutnya atur juga berapa banyak artikel yang tampil pada halaman depan blog.

pengaturan wordpress

Sampai pada tahap ini, pengaturan standar WordPress telah selesai.

#4. Menu-Menu Pada Admin WordPress

Sebelum lebih jauh menggunakan WordPress.org, kenali dulu menu-menu yang terdapat pada halaman admin WordPress.

  • Dasbor (Dashboard)
  • Pos (Post)
  • Media
  • Laman (Pages)
  • Komentar (Comments)
  • Tampilan (Appearance)
  • Plugin (Plugins)
  • Pengguna (Users)
  • Perkakas (Tools)
  • Pengaturan (Settings)

a. Dasbor (Dashboard)

Halaman dashboard sama dengan halaman Beranda pada admin. Halaman ini berisi Selayang Pandang (jumlah pos, laman dan komentar), Aktifitas (artikel yang baru diterbitkan), Komentar Terbaru, Statistik Blog (jumlah pengunjung blog perhari), Draf Cepat (menulis artikel dengan cepat) serta Acara dan Berita WordPress.

Pada halaman ini juga terdapat submenu Pembaharuan (Update), dimana berisi informasi tentang plugin atau tema yang mendapatkan update terbaru.

b. Pos (Post)

Pos atau Post berisi daftar seluruh artikel yang telah diterbitkan, masih dalam konsep, serta artikel yang telah dihapus.

cara posting wordpress

Sebelum menulis artikel baru, sebaiknya tentukan dulu kategori apa saja yang ada pada blog kamu.

Menambah Kategori

Sesuai namanya, kategori digunakan untuk membagi post ke dalam kategori tertentu. Misalnya saya punya sebuah blog yang berisi tentang Teknologi. Teknologi ini saya bagi menjadi beberapa kategori seperti SmartphoneWindows dan Mac OS. Dengan demikian, pengunjung yang ingin membaca artikel tentang Smartphone, bisa masuk ke kategori Android.

Demikian seterusnya..

Kamu juga bisa membuat sub-sub kategori yang lebih spesifik lagi. Misalnya di dalam kategori Smartphone kamu ingin menambahkan sub kategori AndroidiOSdan Windows Phone.

Sebuah post bisa dimasukkan ke lebih dari satu kategori, tapi kamu tidak bisa membuat post tanpa memilih salah satu kategori. Jadi, kategori ini sifatnya wajib.

Masuk melalui Pos (Post) » Kategori (Category)

kategori wordpress

  1. Nama » nama kategori;
  2. Slug » url kategori, bisa dikosongkan sehingga URL sama persis dengan nama kategori, atau juga bisa kamu isi manual sesuai keinginan;
  3. Kategori induk » jika kategori yang kamu buat merupakan kategori induk, biarkan pilihan Tidak ada, tapi jika kategori yang sedang kamu buat merupakan sub kategori, pilih kategori induk di sini;
  4. Deskripsi » gambaran singkat tentang kategori yang sedang kamu buat;
  5. Tambah Kategori Baru » tombol untuk menyimpan kategori yang telah kamu buat.

Setelah selesai membuat beberapa kategori, selanjutnya mulai menulis artikel.

Menulis Artikel Baru.

Klik Tambah Baru (New Posts) untuk menuliskan artikel baru.

cara posting wordpress

  1. Judul artikel » Disini kamu menuliskan judul artikel dari postingan;
  2. Tambahkan Media » Tombol untuk menambahkan gambar ke dalam postingan;
  3. Toolbar » Toolbar untuk membuat cetak tebal, miring, kemudian bullet dan numbering, rata tengan, kanan dan kiri, menambahkan link dan lainnya. Kalau kamu sudah terbiasa dengan Ms. Word, tentunya sudah paham penggunaan toolbar ini.
  4. Isi artikel » Pada bagian ini kamu  menuliskan isi dari artikel;
  5. Pratinjau » Melihat hasil postingan sebelum diterbitkan;
  6. Terbitkan » Tombol untuk menerbitkan artikel.

Pada bagian sisi kanan, terdapat beberapa kotak pengisian untuk Kategori, Tag dan Gambar unggulan (Featured Image).

cara posting wordpress

Kategori berisikan daftar kategori yang telah kamu buat sebelumnya. Centang pilihan kategori yang sesuai dengan artikel yang sedang kamu tulis.

cara posting wordpress

Tag digunakan untuk menandai artikel menjadi topik-topik tertentu. Topik dalam tag ini sifatnya lebih spesifik terhadap isi dari artikel kamu. Misalnya artikel kamu kategorinya Android, artikel yang kamu bahas tentang smartphone Xiaomi, maka kamu bisa menambahkan tag Xiaomi pada isian tag.

Sama seperti kategori, tujuan dari tag adalah untuk mempermudah pengunjung dalam menjelajahi blog kamu. Sebuah artikel juga bisa diberikan tag lebih dari satu. Namun Tag sifatnya tidak wajib seperti kategori. Tag ini juga berfunsgi untuk related posts (artikel terkait) berdasarkan Tag, selain berdasarkan kategori.

Ketik tag pada kolom kemudian klik Tambah untuk menambahkan Tag. Contoh pada gambar di atas, saya menambahkan tag panduan blog.

cara posting wordpress

Gambar Unggulan » mengupload gambar yang akan dijadikan featured image pada artikel.

Klik Tetapkan gambar unggulan, kemudian Unggah Berkas » Pilih Berkas dan arahkan ke gambar yang ingin dijadikan featured image.

cara posting wordpress

Lengkapi Teks Alt dan Deskripsi sesuai dengan judul artikel agar gambar teroptimasi secara SEO. Selanjutnya klik Tetapkan gambar unggulan (Set featured image).

Jika sudah melengkapi seluruh isian di atas, klik Terbitkan (Publish) untuk menerbitkan artikel.

#c. Media

Media merupakan galery dari seluruh gambar yang sudah kamu unggah.

menu pada wordpress

Untuk Media, saya jarang menggunakannya karena gambar langsung saya upload melalui tombol Tambahkan Media pada saat menulis artikel.

d. Laman (Pages)

Laman atau Pages sedikit berbeda dengan Post. Page digunakan untuk membuat halaman yang sifatnya tetap. Halaman-halaman dalam bentuk page tidak diurutkan berdasarkan tanggal. Urutannya bisa sesuai keinginan kamu dengan memberikan nomor kepada masing-masing page.

halaman pages

Page juga tidak disertakan di halaman arsip dan RSS seperti post dan tidak bisa dimasukkan ke dalam kategori dan tag. Sebaliknya, kamu bisa membuat sub-sub page. Misalnya page bernama Smartphone bisa dibuatkan sub page bernama Android, iOS dan Windows Phone.

Contoh halaman berbentuk page yang paling sering dibuat adalah halaman Tentang Saya atau Privacy Policy.

Untuk membuat Laman (Pages) baru, pilih menu Laman » Tambah Baru.

halaman pages

e. Komentar (Comments)

Menu komentar (Comments) berisi daftar komentar pada blog.

menu komentar

Melalui menu ini, kamu bisa memoderasi komentar apakah disetujui atau tidak. Kemudian juga untuk membalas setiap komentar yang masuk. Selain itu, kamu juga bisa memantau komentar yang berbau Spam yang nantinya akan dihapus atau malah disetujui.

f. Tampilan (Appearance)

Pada menu Tampilan, terdapat beberapa submenu seperti Tema, Sesuaikan, Widget, Menu, Kepala Laman, Latar Belakang, Edit CSS, Instal Plugin dan Editor.

Tema (Themes).

Submenu ini berfungsi untuk mengupload dan mengganti tema.

Sesuaikan (Customize)

Submenu ini berguna untuk mengoprek tema sesuai kebutuhanmu.

sesuaikan tema

  • Identitas Situs » berisi informasi judul blog dan deskripsi singkat blog. Isi sesuai keinginanmu;
  • Warna » pengaturan warna teks dan warna background. Tergantung dari tema blog yang digunakan;
  • Gambar Tajuk » merupakan gambar untuk logo dari blog;
  • Gambar Latar Belakang » mengganti gambar latar atau background dari blog;
  • Menu » menambah dan mengkustomasi menu;
  • Widget » menambah widget;
  • Laman Depan Statis » Pengaturan halaman depan blog apakah statis atau dinamis;
  • Theme Options » Opsi dari tema;
  • CSS Tambahan » menambah kode CSS kamu sendiri untuk merubah tampilan blog.

Menu-menu di atas bisa berbeda tergantung dari tema blog yang kamu gunakan.

g. Plugin (Plugins)

Menu ini berguna untuk menambah, menghapus dan melakukan pengaturan untuk plugin.

h. Pengguna (Users)

Menu ini berguna untuk menambah, menghapus dan mengelola pengguna (users).

Pada menu Users terdapat pengaturan untuk menghilangkan Admin toolbar. Admin toolbar adalah bar dibagian atas pada blog ketika kamu sedang login. Kalau di dashboard admin memang toolbar ini ‘sedikit’ membantu, tapi kalau munculnya di halaman blog, menurut saya jadi mengganggu keindahan template blog kita.

Pengennya sih dihilangkan saja. Apa bisa?

Yuk kita coba hilangkan..

Cara Menghilangkan Admin Toolbar Di WordPress

#1. Menghilangkan Toolbar Admin Melalui Admin WordPress

Untuk menhilangkan atau menyembunyikan menu toolbar di bagian atas halaman blog, login ke Dasboard WordPress kamu, kemudian klik menu Users » Your Profile. Pada bagian “Toolbar”, hilangkan centang “Show Toolbar when viewing site“.

Cara Menghilangkan Admin Toolbar Di WordPress

Kalau sudah, klik Update Profile untuk menyimpan perubahan.

#2. Menghilangkan Toolbar Admin Dengan Code

Cara kedua ini memang lebih ribet dibanding dengan cara pertama, karena harus menyisipkan kode script ke dalam template.

Tambahkan kode berikut ke dalam functions.php yang berada di direktori \wp-content\themes\themeskamu\.

add_filter('show_admin_bar', '__return_false');

Taruh script dibagian paling bawah.

Cara Menghilangkan Admin Toolbar Di WordPress

Sekarang coba refresh blog kamu.

Tadaa..!

Toolbar admin telah menghilang. 🙂

i. Perkakas (Tools)

Menu perkakas berguna untuk mengekspor atau mengimpor blog kamu ke tempat lain sesuai kebutuhan.

j. Pengaturan (Settings)

Menu pengaturan merupakan menu yang sangat penting untuk dipahami. Pada menu ini kamu akan melakukan pengaturan terhadap blog mulai dari pengaturan judul blog, tagline, alamat blog, bahasa, zona waktu jumlah pos yang muncul pada halaman beranda dan masih banyak lagi.

Namun untuk pengaturan awal, sudah saya sampaikan pada tutorial di atas tadi.

Setelah memahami menu-menu yang tersedia pada admin WordPress, langkah selanjutnya yang tak kalah penting adalah mendaftarkan blog kamu ke Google Search Console.

#5. Mendaftarkan Ke Google Search Console

Setelah memposting beberapa artikel, langkah selanjutnya adalah mendaftarkan blog ke Google Search Console agar artikel bisa terindeks dengan baik. Selain itu, Google Search Console juga dapat membantu kamu untuk mengoptimasi blog agar mempunyai struktur yang sesuai dengan aturan-aturan yang direkomendasi oleh Google.

Sebelum menggunakan Google Search Console, kamu harus mendaftar terlebih dahulu menggunakan akun Google yang kamu miliki.

Login di https://www.google.com/webmasters/tools/home?hl=in,

Ketik nama domain blog kamu lengkap dengan http atau https, kemudian TAMBAHKAN PROPERTY.

tombol tambahkan properti google search console

Selanjutnya kamu akan diminta verifikasi untuk memastikan bahwa benar kamu adalah pemilik dari blog tersebut.

halaman verifikasi google search console

Klik Unduh file verifikasi HTML ini, kamu akan mendapatkan sebuah file berekstensi .html yang harus diletakkan pada root direktori /public_html pada hosting.

Login ke cPanelupload file tersebut pada direktori /public_html;

Peletakan kode verifikasi google search console pada cpanel

Bagi pengguna WordPress.org yang menggunakan plugin Yoast SEO, sebenarnya ada cara mudah untuk meletakkan kode verifikasi ini, yaitu masuk ke SEO » Dashboard, kemudian masuk ke tab Webmaster tools.

Letakkan kode pada <meta name=”google-site-verification” content=”yeqGdExfjiW8d4TZn7HTaDW9uyUjxxxxxxxxxs” /> pada Google Search Console-nya Yoast SEO, kemudian Save Changes.

Cara Menggunakan Google Search Console (Panduan Lengkap)

Setelah langkah di atas selesai, kembali ke halaman Google Search Console, klik Saya bukan robot dan VERIFIKASI.

tombol verifikasi google search console

Setelah melakukan verifikasi, kamu bisa melanjutkan ke langkah-langkah berikutnya.

Catatan :
Daftarkan blog kamu ke Google Search Console untuk versi yang tanpa WWW dan menggunakan WWW. Hal ini bertujuan agar blog kamu dianggap tidak duplicate content antara yang menggunakan WWW dan tanpa WWW oleh Search Engine.

Seperti contoh di bawah ini..

Cara Menggunakan Google Search Console (Panduan Lengkap)

Jika ingin tampilan pada search engine menggunakan WWW, maka klik nama blog dengan WWW kemudian klik pada icon gear pojok kanan atas, pilih Setelan Situs.

Cara Menggunakan Google Search Console (Panduan Lengkap)

Buat pengaturan seperti gambar di bawah ini..

Cara Menggunakan Google Search Console (Panduan Lengkap)

Pendaftaran blog ke Google Search Console selesai.

Untuk mengenal lebih jauh mengenal fungsi-fungsi dari Google Search Console, baca artikel Cara Menggunakan Google Search Console (Panduan Lengkap).

Nah sekarang kamu sudah tahu kan gambaran bagaimana cara membuat blog dengan CMS terbaik di dunia saat ini? Tapi jika kamu ingin mendapatkan uang dari blog, perjuanganmu masih panjang. Baca artikel Panduan Membuat Blog Bagi Pemula Sampai Menghasilkan Uang.

Demikian Cara Membuat Blog WordPress Hosting Sendiri (Self Hosted)

Jika ada yang kurang jelas bisa didiskusikan pada kolom komentar..

Semoga bermanfaat.. !

Happy blogging guys..

Sumber : http://www.juraganblog.com/blog/cara-membuat-blog-wordpress/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here